77. Al-Mursalat (50 Ayat)

Surah Al-Mursalat adalah surah ke-77 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 50 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama Al-Mursalat berarti Yang Diutus, merujuk pada malaikat yang diutus Allah untuk menegakkan kehendak-Nya, khususnya pada hari kiamat dan peristiwa pembalasan. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-Furqan, karena menekankan perbedaan antara kebenaran dan kesesatan. Surah Al-Mursalat menekankan […]

78. An-Naba’ (40 Ayat)

Surah An-Naba’, yang juga dikenal dengan nama lain ‘Amma Yatasa’alun, adalah surah ke-78 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 40 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama An-Naba’ berarti Berita Besar, merujuk pada berita tentang hari kiamat dan pembalasan amal manusia. Nama lain ‘Amma Yatasa’alun diambil dari kata-kata pembuka surah ini yang berbunyi “Tentang apa mereka saling […]

79. An-Nazi’at (46 Ayat)

Surah An-Nazi‘at adalah surah ke-79 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 46 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama An-Nazi‘at berarti Mereka yang Mencabut, merujuk pada malaikat yang mencabut nyawa orang-orang yang kafir atau beriman sesuai perintah Allah. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-Ma‘ad, karena menekankan kebangkitan dan hari pembalasan bagi seluruh makhluk. Surah An-Nazi‘at […]

80. ‘Abasa (42 Ayat)

Surah Abasa adalah surah ke-80 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 42 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama Abasa berarti Bermuka Masam, merujuk pada sikap Nabi Muhammad ﷺ ketika menanggapi seorang pemuda buta yang datang meminta petunjuk, yang kemudian dikoreksi oleh Allah melalui ayat-ayat awal surah ini. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-‘Ibarah, menekankan […]

81. At-Takwir (29 Ayat)

Surah At-Takwir adalah surah ke-81 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 29 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama At-Takwir berarti Menggulung, merujuk pada peristiwa kosmik pada hari kiamat, seperti matahari digulung dan langit berguncang. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-Infitar, karena menggambarkan tanda-tanda kiamat yang menggetarkan jiwa manusia. Surah At-Takwir menekankan kepastian hari kiamat, […]

82. Al-Infitar (19 Ayat)

Surah Al-Infitar adalah surah ke-82 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 19 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama Al-Infitar berarti Terbelah, merujuk pada peristiwa alam semesta yang hancur dan terbelah saat kiamat. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-Infitar, karena ayat-ayatnya menggambarkan tanda-tanda hari pembalasan dan kebesaran Allah dalam mengatur alam semesta. Surah Al-Infitar menekankan […]

83. Al-Mutaffifin (36 Ayat)

Surah Al-Mutaffifin adalah surah ke-83 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 36 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyyah. Nama Al-Mutaffifin berarti Orang-orang yang Curang, merujuk pada mereka yang curang dalam timbangan, takaran, dan hak orang lain. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Al-Khirabah, karena menyinggung kehancuran moral dan peringatan Allah terhadap perilaku curang. Surah Al-Mutaffifin menekankan […]

98. Al-Bayyinah (8 Ayat)

Surah Al-Bayyinah adalah surah ke-98 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 8 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyyah. Nama Al-Bayyinah berarti Bukti Nyata, merujuk pada keterangan jelas yang Allah turunkan melalui para rasul dan wahyu-Nya. Surah ini juga dikenal dengan nama lain Ash-Shahadah al-Bayinah, karena menekankan kebenaran dan bukti nyata petunjuk Allah bagi manusia. Surah Al-Bayyinah menekankan […]

99. Az-Zalzalah (8 Ayat)

Surah Al-Zalzalah merupakan surah ke-99 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan Madaniyyah, karena diturunkan di Madinah setelah Surah An-Nisa’. Nama “Al-Zalzalah” berasal dari kata الزِّلْزَالِ (*zilzāl*) yang berarti guncangan, diambil dari ayat pertamanya yang menggambarkan dahsyatnya peristiwa ketika bumi diguncangkan pada hari kiamat. Secara tematik, Surah Al-Zalzalah memberikan gambaran singkat […]

100. Al-‘Adiyat (11 Ayat)

Surah Al-‘Aadiyaat merupakan surah ke-100 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 11 ayat dan tergolong Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah setelah Surah Al-‘Ashr. Nama “Al-‘Aadiyaat” diambil dari kata yang sama pada ayat pertamanya, yang berarti kuda yang berlari kencang. Gambaran itu menjadi simbol kecepatan, kekuatan, dan keteguhan yang menggetarkan hati pembacanya sejak awal surah. Melalui […]