4. An-Nisa’ (176 Ayat)

Surah An-Nisa’ berarti “Wanita”, sebuah surah Madaniyyah yang terdiri dari 176 ayat. Surah ini membahas secara mendalam tentang keadilan sosial, hak-hak perempuan, tanggung jawab keluarga, dan prinsip kemanusiaan dalam Islam. Dalam artikel ini, kamu bisa membaca Surah An-Nisa’ lengkap dalam teks Arab, tulisan latin, serta terjemahan bahasa Indonesia. Bacaan ini disusun agar memudahkan siapa pun … Baca Selengkapnya

7. Al-A’raf (206 Ayat)

Surah Al-A’raf berarti “Tempat Tertinggi”, termasuk surah Makkiyyah dengan 206 ayat. Surah ini berisi kisah para nabi, perjuangan mereka dalam menyampaikan kebenaran, serta gambaran perbedaan nasib antara orang yang beriman dan yang ingkar. Dalam artikel ini, tersedia bacaan Surah Al-A’raf lengkap — mulai dari teks Arab, tulisan latin, hingga terjemahan bahasa Indonesia. Setiap ayat disajikan … Baca Selengkapnya

8. Al-Anfal (75 Ayat)

Surah Al-Anfal berarti “Rampasan Perang”. Surah ini termasuk golongan Madaniyyah dengan 75 ayat, seluruhnya diturunkan di Madinah. Isi utamanya membahas tentang harta rampasan perang, hukum-hukum dalam peperangan, serta nilai-nilai keimanan dan kejujuran yang harus dijaga di tengah ujian kemenangan. Dalam artikel ini, kamu bisa membaca Surah Al-Anfal lengkap dalam teks Arab, tulisan latin, dan terjemahan … Baca Selengkapnya

11. Hud (123 Ayat)

Surah Hud adalah surah ke-11 dalam Al-Qur’an, termasuk golongan Makkiyyah, dan terdiri atas 123 ayat. Surah ini diturunkan setelah Surah Yunus dan dinamakan Hud karena di dalamnya terdapat kisah Nabi Hud ‘alaihissalam beserta kaumnya yang menolak dakwah tauhid. Dalam artikel ini, kamu bisa membaca Surah Hud lengkap — mencakup teks Arab, tulisan latin, serta terjemahan … Baca Selengkapnya

12. Yusuf (111 Ayat)

Surah Yusuf adalah surah ke-12 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 111 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Surah ini dinamakan Yusuf karena berisi kisah lengkap Nabi Yusuf ‘alaihissalam, mulai dari masa kecil hingga diangkat menjadi penguasa Mesir. Riwayat Nabi Yusuf yang dituturkan dalam surah ini merupakan salah satu kisah ghaib yang … Baca Selengkapnya

13. Ar-Ra’d (43 Ayat)

Surah Ar-Ra’d adalah surah ke-13 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 43 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah menurut sebagian besar ulama, meskipun ada juga yang berpendapat ia diturunkan di Madinah. Nama Ar-Ra’d berarti “Guruh”, diambil dari ayat ke-13 yang menggambarkan bagaimana petir (guruh) bertasbih memuji Allah, menandakan kebesaran dan kesucian-Nya. Surah ini menggambarkan hubungan erat antara tanda-tanda … Baca Selengkapnya

14. Ibrahim (52 Ayat)

Surah Ibrahim merupakan surah ke-14 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 52 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Nama Ibrahim diambil dari doa Nabi Ibrahim a.s. yang terdapat pada ayat 35–41, di mana beliau memohon agar keturunannya menjadi orang-orang yang mendirikan salat, dijauhkan dari penyembahan berhala, serta agar Kota Mekah menjadi negeri … Baca Selengkapnya

15. Al-Hijr (99 Ayat)

Surah Al-Hijr merupakan surah ke-15 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 99 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Nama Al-Hijr diambil dari nama sebuah daerah pegunungan yang dahulu dihuni oleh kaum Tsamud, terletak di antara Madinah dan Syam (Suriah). Kisah kaum Tsamud yang menolak ajaran Nabi Shaleh a.s. dan mendustakan ayat-ayat Allah … Baca Selengkapnya

16. An-Nahl (128 Ayat)

Surah An-Nahl merupakan surah ke-16 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 128 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah. Nama An-Nahl berarti lebah, diambil dari firman Allah pada ayat ke-68: “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah.” Lebah disebut secara khusus karena menjadi simbol makhluk yang memberi manfaat besar bagi manusia—dari hasil madunya hingga nilai keteladanan dalam keteraturan dan ketaatan terhadap … Baca Selengkapnya

17. Al-Isra’ (111 Ayat)

Surah Al-Isra’ adalah surah ke-17 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 111 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah. Nama Al-Isra’ berarti memperjalankan di malam hari, diambil dari peristiwa agung yang disebut pada ayat pertama — yaitu perjalanan malam Nabi Muhammad ﷺ dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis. Peristiwa ini bukan sekadar mukjizat luar … Baca Selengkapnya